Cara yang Benar dan Salah untuk Menangani Virus Corona


Covid19 atau virus corona merupakan salah satu virus yang menyerang pernafasan dan saat ini sedang menjadi pandemi di seluruh dunia. Angka kasus virus ini hingga kini mencapai 1,8 juta kasus dan masih terus bertambah dari hari ke hari. Jumlah kematian global dilaporkan melebihi angka 114.000 lebih dan masih bisa bertambah karena jumlah kasus yang belum berhenti. Di Indonesia sendiri memiliki 4.000 lebih kasus dan memiliki jumlah kematian 373 jiwa. Banyaknya korban jiwa ini disebabkan karena virus covid19 sangat cepat dan mudah menyebar menginfeksi orang yang sehat namun memiliki faktor resiko lebih tinggi. Karena jumlah kematiannya juga tinggi jika dibandingkan influenza biasa, masyarakat cukup khawatir dan ketakutan sehingga melakukan berbagai tindakan pencegahan untuk mengatasi virus covid19.

Antisipasi covid19 dilakukan oleh pemerintah, tenaga medis, satuan pengaman negara hingga masyarakat baik secara berkelompok maupun individu. Sayangnya dari beberapa penanganan atau pencegahan yang dilakukan, beberapa jenisnya justru merupakan cara penanganan yang salah dan malah dapat menyebabkan bahaya untuk diri sendiri. Meski sebagian besar cara penanganan yang dilakukan sudah tepat, namun Anda juga perlu mengetahui jenis penanganan yang salah sehingga dapat dihindari agar tidak justru membahayakan. Ini dia cara pencegahan virus corona yang sering dilakukan oleh masyarakat:

1. Cara pencegahan yang benar:


  • Menjaga jarak dengan orang lain.
  • Menggunakan masker saat di luar rumah.
  • Rajin mencuci tangan dengan sabun dan air mengalir.
  • Menutupi bersin dan batuk dengan siku.
  • Mandi dan ganti pakaian setelah pulang ke rumah.
  • Membersihkan area rumah dengan desinfektan.


2. Carap pencegahan yang salah:


  • Menggunakan masker yang sama berhari-hari tanpa dicuci. Hal ini justru akan membuat penimbunan virus yang dengan mudah bisa mengkontaminasi diri Anda sendiri.
  • Menutup hidung dan mulut saat batuk atau bersin menggunakan telapak tangan. Meski niatnya sama untuk menghindari percikan air, namun justru tangan Anda yang sering digunakan untuk memegang benda di sekitar akan menjadi sumber penularan bakteri.
  • Membuang masker sembarangan. Jika Anda menggunakan masker sekali pakai, pastikan Anda membuangnya di tempat sampah tertutup agar virus yang menempel tidak mengkontaminasi benda lainnya. Masker yang masih bersih dan dibuang sembarangan juga bisa memicu niat oknum untuk mengambilnya demi dijual kembali.
  • Tidak ganti pakaian setelah dari luar rumah karena tidak merasa kotor padahal Anda tak pernah tahu ada atau tidaknya virus yang menempel.
  • Mengkonsumsi obat atau antibiotik sembarangan. Masih banyak orang yang berpendapat antibiotik merupakan obat dari virus covid19 ini. Padahal antibiotik bukanlah obat untuk virus dan justru bisa menimbulkan efek samping jika dikonsumsi tanpa tujuan yang tepat.
  • Terlalu khawatir hingga paranoid saat mengalami gejala batuk pilek justru akan membuat Anda stres yang bis menurunkan sistem imun tubuh. Tidak semua batuk atau pilek merupakan gejala corona sehingga Anda perlu melakukan konsultasi terlebih dahulu secara online melalui Halodoc.
  • Menyemprot tubuh manusia apalagi area wajah dengan desinfektan.


Lakukanlah langkah-langkah pencegahan yang benar sehingga bermanfaat untuk diri sendiri, keluarga dan masyarakat pada umumnya. Kenali cara pencegahan yang umum namun salah dan tidak tepat agar Anda terhindar dari bahaya yang bisa ditimbulkan. Dengan peran serta setiap orang virus corona akan lebih cepat dimusnahkan sehingga kita semua bisa kembali beraktivitas dengan normal.

Komentar

Postingan populer dari blog ini

Transformasi Sistem dan Aplikasi POS Indonesia 2019

Tips Mengecek Spesifikasi Pakan Berkualitas Untuk Hewan Peliharaan Anda

5 Tips Sewa Serviced Office Jakarta Barat yang Baik dan Benar